Arab Saudi Izinkan WNA Akses Kampung Haji, Tapi Jemaah Tetap Prioritas

suara2.com – Tak banyak yang tahu, kawasan Kampung Haji di Mekkah kini mulai terbuka untuk warga negara asing. Namun, jangan salah—niat utama kebijakan ini bukan untuk mengomersialkan area ibadah. Pemerintah Arab Saudi menegaskan, kenyamanan jemaah tetap jadi pertimbangan nomor satu.

Kampung Haji memang bukan tempat sembarangan. Sejak awal, kawasan ini dibangun sebagai pusat aktivitas jemaah—dari tempat istirahat, layanan logistik, hingga kebutuhan harian selama menjalankan ibadah. Membuka akses untuk WNA tentu bukan keputusan yang di ambil tanpa pertimbangan matang.

Pihak otoritas setempat memastikan, pembukaan ini bersifat terbatas. Tidak semua orang bisa sembarangan masuk. Ada sistem pengawasan dan pembatasan kapasitas yang di terapkan. Tujuannya satu: jangan sampai fungsi utama kawasan ini sebagai pendukung ibadah terganggu.

Kebijakan ini juga di lihat sebagai upaya memperluas pemanfaatan kawasan secara lebih efisien. Meski begitu, jemaah tetap jadi prioritas yang tidak bisa di ganggu gugat. Keberadaan WNA di harapkan tidak menurunkan kualitas pelayanan bagi tamu Allah yang datang dari seluruh dunia.

Singkatnya, Arab Saudi mencoba membuka ruang tanpa mengorbankan nilai. Kampung Haji tetap milik para jemaah. Akses bagi pihak luar? Sekadar tambahan, bukan pengalihan.