suara2.com – Sudah Desember, tapi penyerapan anggaran daerah masih belum menunjukkan performa maksimal. Data terakhir dari Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa hingga pertengahan bulan ini, serapan belanja baru mentok di angka 65,3 persen. Dari pagu anggaran yang tersedia, baru sekitar Rp922 triliun yang berhasil di belanjakan.
Wamenkeu Suahasil Nazara buka suara. Katanya, angka segitu seharusnya bisa lebih tinggi, apalagi ini sudah mendekati tutup tahun. Menurut dia, kalau belanja di percepat, manfaatnya bisa lebih cepat juga dirasakan masyarakat. Nggak perlu nunggu tahun depan untuk hasil dari anggaran tahun ini.
Ada peningkatan sih, di banding Oktober lalu. Saat itu, serapan baru di angka Rp808 triliun. Jadi dalam sebulan, naik sekitar Rp114 triliun. Tapi tetap saja, Desember tinggal hitungan minggu.
Selain itu, saldo kas daerah juga mulai turun, dari Rp230 triliun jadi Rp218 triliun. Indikator lain seperti dana transfer ke daerah juga sudah berjalan. Sampai November, pemerintah pusat sudah menyalurkan Rp795 triliun ke berbagai daerah, dari target Rp864 triliun. Naik cukup lumayan dari Oktober yang baru Rp713 triliun.
Tapi tetap, Kemenkeu wanti-wanti ke Pemda: jangan tunda belanja lagi. Banyak program dan layanan publik yang harus jalan. Kalau di biarkan lambat, masyarakat yang rugi.
