suara2 – Bunyi desas-desus kembali menggema di forum videografi. Kabarnya, DJI tinggal menghitung hari sebelum melepas Osmo Pocket generasi keempat—dan bocoran spesifikasi mulai berloncatan tanpa pagar.
Pertama, sektor kamera. Sumber dalam menyebut sensor baru berukuran lebih lega, siap menelan cahaya ekstra saat kreator merekam di sudut kafe remang atau pantai menjelang senja. File mentah yang tersebar konon memamerkan rentang dinamis lebih lapang ketimbang Pocket 3—highlight tak mudah terbakar, bayangan tak cepat jadi bubur hitam.
Lalu urusan stabilisasi. DJI di sebut menyelipkan algoritma gimbal yang di tingkatkan. Getaran halus di langkah cepat—biasanya masih lolos di seri lawas—kini di iklankan musnah. Vlogger jalan kaki tak perlu lagi menahan napas demi footage mulus.
Ada bisikan lain: mic ganda dengan peredam angin internal, layar sentuh sedikit lebih lapang, plus mode vertical capture sekali putar—fitur yang mengejar pasar Reels dan TikTok tak kenal ampun. Port USB-C tentu tetap di sana, tapi baterai di klaim isi ulang lebih cepat, memotong jeda syuting.
Desain? Foto render tak resmi menampilkan bodi sedikit lebih tebal untuk menampung modul kamera anyar, sementara grip dibuat bertekstur supaya tak selip saat tangan berkeringat. Tombol kontrol—rekam, ganti mode—di posisikan ulang agar bisa di jangkau ibu jari tanpa akrobat.
Semuanya masih bocoran, belum satu pun mendapat stempel resmi pabrikan. DJI sendiri bungkam; mereka hanya berkicau singkat di media sosial, emoji kamera dan tanggal samar. Tapi jika kalender internal benar, pengumuman resmi bisa meledak di kuartal ini.
Bagi pembuat konten ringkas—travel blogger yang memeras ruang ransel, atau jurnalis video yang butuh rig darurat—Osmo Pocket 4 tampak menjanjikan: kecil, lincah, namun (katanya) makin bertenaga. Tinggal menunggu lampu hijau DJI, lalu kita lihat apakah semua janji bocoran tadi benar-benar bergerak di telapak tangan.
