suara2 – Seorang kakek, usianya 80 tahun. Masih menarik becak saban hari.
Di Jawa Tengah, belum lama ini, ia menerima bantuan becak listrik. Di serahkan langsung oleh Prabowo Subianto.
Bukan seremoni besar. Tapi jadi momen yang menyentuh banyak orang yang hadir. Prabowo datang, bicara sebentar, dan menyerahkan langsung becak itu kepada sang kakek yang sudah mulai bungkuk.
Bukan sekadar alat. Becak listrik ini jadi bentuk dukungan. Buat mereka yang tetap ingin mandiri, meski usia sudah lanjut.
Kakek itu masih bekerja. Tiap hari narik penumpang dengan sisa tenaganya. Tak mengeluh, tak berharap belas kasihan. Hanya ingin bisa terus hidup dari tenaganya sendiri.
Becak listrik ini di harapkan bisa meringankan. Tak harus lagi mengayuh sejauh itu. Tak perlu terlalu banyak menguras napas.
“Semoga sehat selalu. Panjang umur,” ucap Prabowo singkat. Ia berharap bantuan itu di pakai baik-baik.
Kakek itu cuma mengangguk. Tak banyak bicara. Tapi air matanya sempat tergenang.
Warga sekitar ikut menyaksikan. Mereka tahu, banyak yang seperti kakek itu. Usia tua, tapi masih harus kerja.
Mereka bilang, perhatian pada lansia seperti ini penting. Terutama yang masih menggantungkan hidup dari sektor informal.
Becak listrik di anggap lebih ramah. Tak berat. Tak serumit becak kayuh. Apalagi buat lansia yang sudah tak sekuat dulu.
Ini bukan pertama. Bantuan serupa juga sudah disalurkan ke beberapa daerah. Pemerintah berharap, inisiatif ini bisa terus berlanjut.
Setidaknya, para lansia yang masih harus bekerja bisa lebih aman. Lebih tenang. Dan tetap bisa merasa berguna.
